Bahan Bakar Biodiesel

images-3
Biodiesel adalah bioenergi atau bahan bakar nabati yang dibuat dari minyak nabati, turunan tumbuh-tumbuhan yang banyak tumbuh di Indonesia seperti kelapa sawit, kelapa, kemiri, jarak pagar, nyamplung, kapok, kacang tanah dan masih banyak lagi tumbuh-tumbuhan yang dapat meproduksi bahan minyak nabati (BBN) dan dalam penelitian ini bahan bakar nabati berasal dari minyak kacang tanah setelah mengalami beberapa proses seperti ektraksi, transesterifikasi diperoleh metil ester (biodiesel), kemudian biodiesel dicampur dengan bahan bakar solar.

Hasil campuran itu disebut B10,B20 dengan tujuan agar bahan bakar B10, B20 ini mempunyai sifat-sifat fisis mendekati sifat-sifat fisis solar sehingga B10 B20 dapat dipergunakan sebagai pengganti solar.

Teknologi biodiesel memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut :
1. Menguatkan (security of supply) bahan bakar diesel yang independet dalam negeri
2. Mengurangi impor BBM atau Automatic Diesel Oil
3. Meningkatkan kesempatan kerja orang indonesia di dalam negeri
4. Meningkatkan kemampuan teknologi pertanian dan industri di dalam negeri
5. Memperbesar basis sumber daya bahan bakar minyak nabati (BBN)
6. Meningkatkan pendapatan petani kacang tanah
7. Mengurangi pemanasan global dan pencemaran udara,karena biodiesel ramah lingkungan. ( Prakoso, T., 2008 ) Di Indonesia bahan bakar biodiesel mempunyai standar SNI Biodisel seperti table :

Karakteristik Biodiesels SNI -04-7182-2006 No Parameter dan satuannya Batas Nilai Metode Uji Metode setara 1 Densitas pada 40°C, Kg/m3 850–890 ASTM D 1298 ISO 3675 2 Viskositas kinematik pada 40°mm2/s (cSt) 2,3-6,0 ASTM D 445 ISO 3104 3 Angka Setana Min. 51 ASTM D 613 ISO 5165 4 Titik nyala (flash point) pada 0° Min.100 ASTM D 93 ISO 2710 5 Titik kabut (Cloud Point) Max.18 ASTM D 2500 6 Titik Tuang (Pour Point) Max.18 ASTM D97 7 Korosi bilah tembaga (3 jam,500C) Max.3 ASTM D 130 ISO 2160 8 Residu karbon,%-berat, Dalam contoh asli Dalam 10% ampas Distilasi Max.0,05 Max.0,03 ASTM D 4530 ISO 10370 9 Air dan sediman,%-volume Maks.0,05 ASTM D 2709 – 10 Temperatur distilasi 90%, 0C Maks.360 ASTM D 1160 – 11 Abu tersulfatkan,%-berat Maks 0,02 ASTM D 874 ISO 3987

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/e1g008010/apa-itu-biodiesel_550aec5fa333119d1e2e3a3b

Advertisements

All Terrain Crane

all-terrain-craneappaksi

All Terrain Crane atau truck crane adalah alat yang umumnya dipakai untuk mengangkat, memindahkan material dari tempat asal ke tempat lain dengan metode pemindahan
barang vertikal dengan jarak lengan atau radius yang sesuai panjang boom.
All Terrain Crane berputar pada porosnya yang disebut swing gear. Boom panjang adalah bagian dari crane yang membawa beban sedangkan Counter-jib membawa
penyeimbang yang biasanya berupa besi tuang. Aplikasi alat ini dapat dipergunakan untuk erection jembatan prestress,komponen panel-panel beton prestress, juga digunakan
dalam pekerjaan pemasangan ini.
Spesifikasi Teknis
Power [HP]                          : 124 – 435
Max Boom Length [m]  : 18,8 – 51,2
Capacity [ton].                   : 16 – 90
Weight [ton].                      : 19 – 60

Truck Mounted Crane

katalog-10-april-2014_ver_gs

Truck Crane adalah alat yang umumnya dipakai untuk mengangkat, memindahkan material dari tempat asal ketempat lain yang dalam jangkauan dan kapasitas yang
aman dengan metode pemindahan barang vertikal serta jarak radius yang pendek sesuai boom.Crane berputar pada porosnya, boom yang dapat dipanjangkan secara hydraulic (telescopis) adalah bagian dari crane yang membawa beban. Crane Hydraulic ini dipasangkan pada kendaraan Truck untuk mobilisasinya, dan Engine Crane
di desain khusus menggerakkan Wich machine. Power hydraulic digerakkan oleh engine yang terpisah dari truck mempunyai tenaga yang efisien.

Spesifikasi Teknis
Power [HP] .                                                :  18 kw
Maximum Lifting Capacity [kg].      :  3030 at 2,5 m – 8200 at 1,8 m
Maksimum Panjang Boom [m].        :  8,31 – 12,91
Swing Speed [rpm] .                                :  12,91 -7,71
Kapasitas Winch [kN].                          :  7.45 – 14,72
Diameter Wire Rope [mm] .              :  8 – 10
Crane Mass [kg].                                     :  1725 – 2920
Suitable Trucks [GVW] [kg}.              : 7500 – 25000

Info Proyek

Info Infrastructure yang akan dibangun 2015 – 2019

  1. Pemerintah Jokowi-JK mempunyai perhatian yang besar terhadap pembangunan infrastruktur sesuai program Nawacita
  2. Salah satu langkah besar adalah pengalihan anggaran dari SUBSIDI BBM (yang dinikmati seluruh rakyat) ke anggaran INFRASTRUKTUR
  3. KEBERHASILAN DELIVERY INFRASTRUKTUR YANG BERKUALITAS MERUPAKAN TARUHAN TERBESAR Pemerintahan Jokowi – JK
  4. Industri pracetak dan prategang adalah industri yang mempunyai karakter yang cocok : kualitas yang terjaga dapat diproduksi massal dengan delivery yang cepat dan ekonomis, sehingga diharapkan dapat berpartisipasi lebih besar lagi dalam mendukung program kabinet kerja 2015 – 2019
  5. Salah satu aspek penting dalam industri ini adalah ketersediaan peralatan konstruksi pemasang yang cukup dan mumpuni, sehingga kerjasama dengan APPAKSI diharapkan akan membangun sinergi yang positif.
  6. Tulisan ini diharapkan dapat memberi keyakinan bagi anggota APPAKSI agar berinvestasi pada peralatan pemasang konstruksi pracetak, baik penyewaan, pengadaan maupun nantinya memproduksi secara mandiri.

– Infrastrukture 2015 -2019

  1. Jalan Baru= 2.350 Km, Jalan Tol = 1.000 Km , Pemeliharaan Jalan = 46.770 Km
  2. Pembangunan 15 Bandara baru, Pengadaan 20 Pesawat Perintis,Pengembangan Bandara untuk pelayanan Cargo Udaradi 6 Lokasi.
  3. Pembangunan 24 Pelabuhan Baru,Pengadaan 26 Kapal Barang perintis, Pengadaan 2 Kapal Ternak, Pengadaan 500 unit kapal Rakyat.
  4. Pembangunan Perkereta Apian . Sumatra,Sulawesi,Kalimantan. – KA.Antar Kota = 2.159 Km, KA.Perkotaan = 1.099 Km.
  5. Pembangunan Pelabuhan Penyeberangan di 60 Lokasi , Pengadaan Kapal penyeberangan sebanyak = 50 Lokasi.
  6. Pembangunan BRT di 29 Kota,Pembangunan angkutan massal cepat di kawasan perkotaan ( 6 kota metropolitan, 17 kota besar )
  7. Pembangunan Waduk 65 Baru dan 33 Unit PLTA, Pembangunan / Peningkatan Irigasi 1 Juta Ha., Rehabilitasi 3 Juta Ha. Jaringan Irigasi.
  8. Pembangunan 2 Kilang Minyak 2 x300 ribu barrel,Pembangunan FSRU 5 lokasi di Jawa Barat/ DKI Jakarta,Jawa Tengah,Jawa Timur,Sumatra Utara, dan Lampung.Jaringan Gas Kota sebesar 90.000 sambungan rumah,Pembangunan SPBG = 75 Unit,Ratio Electrifikasi menjadi 96,6 persen,Pembangunan Pembangkit Listrik sebesar 35 ribu MW,Gas Bumi untuk 600.000 nelayan.
  9. Jaringan Pita lebar / broad band di 100, Kabupaten Kota,Indeks e – government mencapai 3,4 (skala 4,0) ,Pengembangan e- Pengadaan , e-kesehatan,e-pendidikan dan e-logistik
  10. Pembangunan Rusunawa = 5.257 Twin Blok ( 515.711 rumah tinggal) , Bantuan stimulasi perumahan swadaya 5,5 juta rumah tangga.,Penanganan kawasan kumuh, 37.407 Ha,Fasilitas Kredit perumahan untuk MBR 2,5 juta rumah tangga.
  11. Pembangunan SPAM di perkotaan 21,4 juta sambungan rumah (268.680 liter/ detik),Pembangunan SPAM di pedesaan 11,1 juta sambungan rumah (22.647 desa )
  12. Pembangunan Sistem Air Limbah komunal di 227 kota / kabupaten,pembangunan IPLT untuk pengolahan lumpurtinja perkotaan di 409 kota /Kab.,Pembangunan TPA sanitary landfill dan fasilitas 3R di 341 Kota /Kab dan fasilitas 3R terpusat dan komunal di 294 kota /Kab, Pengurangan genangan seluas 22.500 Ha di kawasan pemukiman

Kesepakatan Registrasi Alat Konstruksi

 

dsc_7884BERDASARKAN  NOTA  KESEPAKATAN BERSAMA
Tanggal : 13  Februari 2015

DIREKTORAT  JENDRAL  BINA  KONSTRUKSI
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
DAN
LEMBAGA  PENGEMBANGAN  JASA  KONSTRUKSI  NASIONAL
DAN
ASOSIASI PENGUSAHA DAN PEMILIK ALAT  KONSTRUKSI  INDONESIA

–Maksud dan tujuan dari Kesepakatan ini adalah untuk Pendataan Alat Berat Konstruksi
guna mendukung Pembangunan Infrastruktur Nasional.
—Tersedianya data base dan informasi Alat Berat Nasional untuk menunjang pelaksanaan
pembangunan Infrastruktur Nasional
—Memiliki Peta ketersediaan / kesiagaan  Alat Berat Konstruksi Seluruh Indonesia

Dasar Peraturan yang Berlaku

  1. Undang-Undang Nomor 18 Tahun 1999 Tentang Jasa Konstruksi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1999 Nomor 54, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3833);
    —2.Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2000 Tentang Usaha dan Peran Masyarakat Jasa Konstruksi sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 92 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 63, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3955);
    —3. Peraturan Pemerintah Nomor 29 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Jasa Konstruksi sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2010 (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 64, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3956);
    —4.Peraturan Pemerintah Nomor 30 Tahun 2000 Tentang Penyelenggaraan Pembinaan Jasa Konstruksi (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2000 Nomor 65, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 3957).

Registrasi On Line

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah memfasilitasi Software Registrasi alat konstruksi yang di dukung LPJKN,dan APPAKSI,
melalui web site :
http://mpk.binakonstruksi.pu.go.id
—Bagi setiap anggota yang memiliki alat berat di harapkan dapat mendaftar sendiri secara on line
—Melalui portal  http://mpk.binakonstruksi.pu.go.id
— yang nantinya akan di tempatkan pada web tersendiri.
—Hasil registrasi secara online akan di konfirmasikan via email kepada pemilik.
—Untuk program Verifkasi dan Validasi Alat Berat kan di programkan lebih lanjut,dengan di Fasilitasi oleh Kementerian PUPR

 

Truck Crane

truck-crane

Truck Crane adalah alat yang umumnya dipakai untuk mengangkat, memindahkan material dari tempat asal ketempat lain yang dalam jangkauan dan kapasitas yang
aman dengan metode pemindahan barang vertikal serta jarak radius yang pendek sesuai boom. Crane berputar pada porosnya, boom yang dapat dipanjangkan
secara hydraulic (telescopis) adalah bagian dari crane yang membawa beban. Crane Hydraulic ini dipasangkan pada kendaraan Truck untuk mobilisasinya, dan Engine Crane
di desain khusus menggerakkan Wich machine. Power hydraulic digerakkan oleh engine yang terpisah dari truck agar mempunyai tenaga yang efisien.

Power [HP]
124 – 349
Kapasitas Maksimum [Ton]
25 – 70
Panjang Boom [m]
30 – 42
Kapasitas Winch [kN]
42

Tower Crane

tower-crane-luffing-jib-fixed-57428-7974299
Tower Crane – Luving Jib

tc

Tower Crane –

 

Tower Crane adalah alat Angkat  yang umumnya dipakai untuk mengangkat atau memindahkan material dari tempat asal ke tempat lain. Dengan metode pemindahan barang vertikal
yang cukup tinggi,serta jarak lengan atau radius yang panjang sesuai jib.
Tower Crane berputar pada porosnya yang disebut slewing gear.- Jib horisontal panjang adalah bagian dari crane yang membawa beban. Sedangkan counter-jib membawa penyeimbang beban , biasanya blok beton.
Operator crane berada di cabin pada puncak menara atau mengendalikan derek
(hoist crane) melalui instruksi dari pelaksana di bawah dengan radio komunikasi.

Kapasitas pada Jib mak. [Ton]       : 1,6 – 3,0
Tinggi Mass Section [m].                : 25 – 45
Panjang Jib [lengan] [m].               : 40 – 60

 

 

Registrasi Alat Konstruksi

dscn2196

Tujuan Registrasi Alat Konstruksi

—Paparan ini bertujuan untuk informasi terkait kesiapan Registrasi Alat Berat Konstruksi pada lingkungan Perusahaan penyedia Jasa /Kontraktor Spesialis  dan Rental Alat Berat Anggota APPAKSI.
dalam rangka memperkuat sistem pasok alat berat konstruki nasional untuk mendukung pembangunan infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

—Tersedianya data base dan informasi keberadaan, serta kondisi Alat Berat Nasional agar mampu menunjang pelaksanaan pembangunan Infrastruktur.

—Peta ketersediaan / kesiagaan  Alat Berat Konstruksi yang mudah di access secara cepat oleh Penyedia Jasa dan Pengguna Jasa secara baik.